DUKUNG SWASEMBADA PANGAN BERKELANJUTAN, BRMP JATIM GELAR PANEN PERDANA PERBENIHAN PADI
Mojokerto, 17 Juni 2026 – Produksi benih sumber oleh BRMP Jawa Timur pada tahun 2026 sebagian besar dilaksanakan di Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi Pertanian (IP2MP) Mojosari. Pada tanam tahap pertama (Maret–Juni 2026), Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) BRMP Jawa Timur menanam padi seluas 11 hektare di IP2MP Mojosari, 8 hektare di lahan sewa milik petani di Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, serta 4 hektare di lahan petani Kabupaten Jombang. Sementara itu, pada tanam tahap kedua, IP2MP Mojosari kembali menanam padi seluas 15 hektare.
Acara panen perdana dan temu lapang yang digelar di areal pertanaman seluas lebih dari 18 hektare ini dihadiri oleh Kepala BRMP Jawa Timur, Kepala BRMP Jestro selaku penanggung jawab pendampingan Luas Tambah Tanam (LTT) Kabupaten Mojokerto, Ketua Tim Kerja Kabupaten Mojokerto, Ketua Tim Kerja Kota Mojokerto, Koordinator Kebun Pemeriksaan Substantif PVT Mojosari, Koordinator BPP se-Kabupaten dan Kota Mojokerto, serta perwakilan penangkar benih di wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto.
Koordinator UPBS BRMP Jawa Timur, Ardiansyah, S.ST., menyampaikan bahwa UPBS melaksanakan panen perdana dan temu lapang kegiatan perbenihan padi di IP2MP Mojosari. “BRMP Jawa Timur pada tahun anggaran 2026 diberikan target produksi benih padi kelas Benih Dasar (FS) sebanyak 13 ton dan Benih Pokok (SS) sebanyak 133 ton dengan varietas Inpari 32 dan Inpari 49,” ujar Ardiansyah.
Benih padi varietas Inpari 32 dan Inpari 49 dipilih karena memiliki produktivitas yang tinggi serta telah banyak digunakan oleh petani di berbagai daerah. Ketersediaan benih sumber yang bermutu menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas padi, menjaga keseragaman pertumbuhan tanaman, dan menghasilkan benih turunan yang berkualitas. Melalui produksi benih sumber ini, BRMP Jawa Timur turut mendukung ketersediaan benih unggul bagi penangkar dan petani dalam rangka meningkatkan produksi padi nasional secara berkelanjutan.
Koordinator IP2MP Mojosari sekaligus penanggung jawab kegiatan perbenihan padi kelas SS, Dr. Lutfi Humaidi, M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota KP Mojosari dan tenaga harian yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tanam perbenihan tahap pertama tahun 2026. “Semoga tanam tahap kedua yang telah dimulai pada Juni 2026 dapat berjalan lebih baik sehingga target produksi benih padi SS sebanyak 133 ton dapat tercapai,” ungkapnya.
Kepala BRMP Jawa Timur, Dr. Ismatul Hidayah, S.P., M.P., turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan perbenihan padi, khususnya yang dilaksanakan di IP2MP Mojosari. Menurutnya, peran IP2MP Mojosari semakin terlihat dalam mendukung tugas dan fungsi BRMP Jawa Timur, khususnya dalam pelaksanaan produksi benih sumber dan penilaian kesesuaiannya sebagai bagian dari penerapan hasil perakitan dan perekayasaan teknologi pertanian.
Dengan kegiatan produksi benih padi secara intensif ini diharapkan dapat mendukung program swasembada pangan berkelanjutan.